Penerapan Prinsip Penanganan Muatan pada Saat Kapal Gas Soechi XXVIII Melaksanakan Bongkar Muat di Pelabuhan

Wicaksono, Hasanal Ardya (2025) Penerapan Prinsip Penanganan Muatan pada Saat Kapal Gas Soechi XXVIII Melaksanakan Bongkar Muat di Pelabuhan. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.

[thumbnail of Hasanal Ardya Wicaksono - Halaman Awal Bab I, II & III.pdf] Text
Hasanal Ardya Wicaksono - Halaman Awal Bab I, II & III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Hasanal Ardya Wicaksono - Fulltext.pdf] Text
Hasanal Ardya Wicaksono - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

HASANAL ARDYA WICAKSONO Dibimbing oleh Ibu Upik Widyaningsih selaku dosen pembimbing I dan Ibu Trisnowati Rahayu selaku dosen pembimbing II.
Transportasi laut merupakan moda transportasi utama karena dapat menampung manusia dan barang dalam jumlah yang banyak. Salah satu aspek penting dalam operasional kapal adalah penanganan muatan, terutama dalam memastikan keselamatan dan efisiensi selama proses bongkar muat di pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan prinsip penanganan muatan pada kapal Gas Soechi XXVIII, serta untuk mengkaji hambatan yang ada pada saat kapal Gas Soechi XXVIII melaksanakan bongkar muat di pelabuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan Teknik pengumpilan data dilakukan terhadap data primer yang meliputi wawancara dan observasi langsung, serta data sekunder berupa dokumentasi terkait proses bongkar muat. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 tahun 4 hari, mulai dari 22 September 2022 sampai 26 September 2023, saat melaksanakan praktek laut di kapal Gas Soechi XXVIII.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa ketidaksesuaian prosedur penanganan muatan di kapal Gas Soechi XXVIII terhadap International Gas Carrier Code (IGC Code). Masalah meliputi kebocoran Valve Emergency Shutdown (ESD) yang hanya ditambal sementara, water cooling spray tersumbat, pengukuran suhu pompa manual dengan thermogun, dan tombol ESD tidak berfungsi. Ketidaksesuaian ini meningkatkan resiko operasional akibat kurangnya perawatan rutin dan sistem otomatisasi pemantauan real-time. Inspeksi dan safety meeting juga belum konsisten, sehingga kendala belum tertangani optimal. Nakhoda dan perwira harus memastikan peralatan siap pakai dan menerapkan prosedur keselamatan secara ketat. Pelatihan dan safety meeting rutin perlu ditingkatkan untuk memastikan kesesuaian terhadap regulasi. Langkah ini penting agar bongkar muat berjalan aman, efisien, dan sesuai standar IGC Code.
Kata Kunci : Penanganan Muatan, Prosedur, Kapal Gas, Bongkar Muat

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
ORCID
Wicaksono, Hasanal Ardya
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > HE1-9990 Transportation and communications > HE380.8-971 Water transportation > HE561-971 Shipping > HE730-943 Merchant marine. Ocean shipping. Coastwise shipping
Divisions: D4 Teknologi Rekayasa Operasi Kapal
Depositing User: astaka repolib
Date Deposited: 05 Feb 2026 09:42
Last Modified: 05 Feb 2026 09:42
URI: https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/818

Actions (login required)

View Item
View Item