Optimalisasi Pemeliharaan Sekoci Penolong dalam Mencegah Kegagalan Lainching Sekoci untuk Keselamatan Kapal di KM. Binaiya Menggunakan Fishbone Analysis

Ni Kadek, Evayuni Adi Riswana (2025) Optimalisasi Pemeliharaan Sekoci Penolong dalam Mencegah Kegagalan Lainching Sekoci untuk Keselamatan Kapal di KM. Binaiya Menggunakan Fishbone Analysis. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.

[thumbnail of Ni Kadek Evayuni Adi Riswana - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf] Text
Ni Kadek Evayuni Adi Riswana - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Ni Kadek Evayuni Adi Riswana - Fulltext.pdf] Text
Ni Kadek Evayuni Adi Riswana - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

NI KADEK EVAYUNI ADI RISWANA 2025, “OPTIMALISASI PEMELIHARAAN SEKOCI PENOLONG DALAM MENCEGAH KEGAGALAN LAUNCHING SEKOCI UNTUK KESELAMATAN KAPAL DI KM. BINAIYA MENGGUNAKAN FISHBONE ANALYSIS”. Karya tulis ilmiah terapan Program Studi Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, Program Diploma IV, Politeknik Pelayaran Surabaya. Dosen Pembimbing I: Anak Agung Istri Sri Wahyuni, Dosen Pembimbing II: Maulidiah Rahmawati
Sekoci penolong merupakan perahu kecil yang digunakan untuk menyelamatkan penumpang dan awak kapal saat terjadi darurat di laut. Sekoci juga disebut lifeboat atau perahu penyelamat. Penelitian Ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemeliharaan sekoci penolong di atas kapal dan apa saja faktor yang menyebabkan kegagalan launching sekoci di KM. Binaiya mengacu pada SOLAS 1974 (Safety of Life at Sea) dan SOP (Standart Operating Procedure). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data primer diperoleh dengan melakukan observasi dan wawancara ketika berada di kapal. Data sekunder berupa dokumentasi dan peraturan di atas kapal serta konvensi internasional yaitu SOLAS 1974. Teknik analisis data yang digunakan yaitu fishbone analysis. Hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pemeliharaan sekoci penolong belum sesuai dengan SOP (Standart Operating Procedure) dan penyebab kegagalan launching sekoci karena dewi-dewi sekoci yang sudah berkarat dan keropos, hal ini dipengaruhi oleh faktor personnel, faktor material, faktor method dan faktor environment. Beberapa upaya yang dilakukan yaitu melaksanakan safety meeting dan pelatihan untuk awak kapal, Mualim yang bertanggung jawab atas keselamatan mengontrol langsung dalam pelaksanaan pemeliharaan sekoci penolong, mengoptimalkan serta meningkatkan pemeliharaan sekoci penolong, meningkatkan peranan crew deck dalam membantu Mualim III, melaksanakan pemeliharaan sekoci penolong sesuai dengan SOP kapal, membuat perencanaan dan perbaikan dengan mempertimbangkan skala prioritas.
Kata kunci: Optimalisasi, Pemeliharaan sekoci, Fishbone analysis

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
ORCID
Ni Kadek, Evayuni Adi Riswana
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Subjects: V Naval Science > VC10-580 Naval maintenance > VC270-279 Equipment of vessels, supplies, allowances, etc.
V Naval Science > VK1-1661 Navigation. Merchant marine > VK1300-1491 Saving of life and property
Divisions: D4 Teknologi Rekayasa Operasi Kapal
Depositing User: Rice Agustina
Date Deposited: 09 Feb 2026 11:07
Last Modified: 09 Feb 2026 11:07
URI: https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/871

Actions (login required)

View Item
View Item