Analisis Penyebab Grounding MT. Kasim saat Memasuki Narrow Channel Pulau Baai dengan Fishbone Analysis

Wicaksono, Mohammad Rizal (2025) Analisis Penyebab Grounding MT. Kasim saat Memasuki Narrow Channel Pulau Baai dengan Fishbone Analysis. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.

[thumbnail of Mohammad Rizal Wicaksono - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf] Text
Mohammad Rizal Wicaksono - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf

Download (10MB)
[thumbnail of Mohammad Rizal Wicaksono - Fulltext.pdf] Text
Mohammad Rizal Wicaksono - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

MOHAMMAD RIZAL WICAKSONO 2025, “ANALISIS PENYEBAB GROUNDING MT KASIM SAAT MEMASUKI NARROW CHANNEL PULAU BAAI DENGAN FISHBONE ANALYSIS”. Karya ilmiah terapan Program Studi Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, Program Diploma IV, Politeknik Pelayaran Surabaya. Dosen Pembimbing I : Anak Agung Istri Sri Wahyuni, Dosen Pembimbing II : Maulidiah Rahmawati
Kandas atau grounding adalah kecelakaan kapal yang terjadi pada saat air di laut atau sungai sudah tidak dapat mengapungkan kapal kembali. Grounding dapat menyebabkan bahaya tambahan seperti hancurnya lingkungan sekitar akibat tumpahan minyak, kebakaran, tenggelamnya kapal, dan rusaknya habitat laut akibat terkena lambung kapal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui: 1) Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan kapal MT. Kasim mengalami grounding 2) Apa hal-hal yang harus dilakukan pada saat kapal mengalami grounding 3) Bagaimana upaya pencegahan yang harus dilakukan untuk menghindari grounding. Pada penelitian kali ini peneliti melakukan penelitian selama 12 bulan ketika peneliti sedang melaksanakan praktek berlayar, dengan lokasi penelitian di kapal MT. Kasim. Metode yang digunakan oleh peneliti kali ini adalah fishbone analysis. Berdasarkan analisis faktor penyebab grounding MT. Kasim antara lain kondisi draft yang tidak sesuai dengan kedalam alur, pengambilan keputusan operasional yang kurang tepatnya untuk melakukan olah gerak ketika pasang sudah selesai, kondisi cuaca ekstrim, tidak adanya buoy penanda dangkalan, dan ramainya lalu lintas nelayan. Upaya yang dilakukan agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali adalah mempertimbangkan draft saat memasuki alur dengan keterbatasan kedalaman, melakukan koordinasi dengan kepanduan dan agen kapal, pemasangan buoy sebagai pemandu visual dalam bernavigasi, pembaruan peta secara berkala, perencanaan rute (passage plan) yang teliti, pelaksanaan drill, safety meeting.
Kata kunci: Analisis, Grounding, Narrow Channel, dan Fishbone Analysis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
ORCID
Wicaksono, Mohammad Rizal
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Subjects: V Naval Science > VK1-1661 Navigation. Merchant marine
Divisions: D4 Teknologi Rekayasa Operasi Kapal
Depositing User: Rice Agustina
Date Deposited: 05 Feb 2026 14:14
Last Modified: 05 Feb 2026 14:14
URI: https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/861

Actions (login required)

View Item
View Item