Analisis Penggunaan Alat Keselamatan Kerja dalam Proses Bongkar Muat Pupuk Phonska di Kapal MV. Gresik Niaga

Ferdiansyah, Moch. Alif Wirdan (2024) Analisis Penggunaan Alat Keselamatan Kerja dalam Proses Bongkar Muat Pupuk Phonska di Kapal MV. Gresik Niaga. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.

[thumbnail of Moch. Alif Wirdan Ferdiansyah - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf] Text
Moch. Alif Wirdan Ferdiansyah - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf

Download (710kB)
[thumbnail of Moch. Alif Wirdan Ferdiansyah - Fulltext.pdf] Text
Moch. Alif Wirdan Ferdiansyah - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

MOCH. ALIF WIRDAN FERDIANSYAH, Analisis Penggunaan Alat Keselamatan Kerja Dalam Proses Bongkar Muat Pupuk Phonska Di Kapal Mv. Gresik Niaga, Dibimbing oleh Capt. Firdaus Sitepu, S.ST., M.Si., M.Mar. dan Ibu Maulidah Rahmawati, S.Si, M.Sc.
Dengan perkembangan teknologi dan kemajuan pesat dalam industri pelayaran, penggunaan jasa transportasi laut untuk pengiriman barang mengalami peningkatan yang signifikan. Akibatnya, aktivitas bongkar muat di pelabuhan juga meningkat, menuntut perhatian khusus terhadap keselamatan kerja untuk mengurangi risiko kecelakaan yang dapat menghambat operasi dan membahayakan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan alat keselamatan kerja dalam proses bongkar muat di kapal MV. Gresik Niaga, dengan fokus pada kepatuhan terhadap Undang Undang No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja. Penelitian ini juga mengkaji faktor-faktor penghambat penggunaan alat keselamatan di kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi langsung, wawancara dengan kru kapal, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat keselamatan kerja di kapal MV. Gresik Niaga belum sepenuhnya memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970. Banyak pekerja tidak memakai alat keselamatan seperti helm dan sepatu keselamatan, sehingga meningkatkan risiko cedera, sementara ketersediaan alat keselamatan sering kali tidak memadai dengan kondisi yang usang atau rusak. Lemahnya pengawasan serta penerapan SOP juga memperburuk keselamatan kerja di kapal, yang menjadikannya rentan terhadap kecelakaan. Faktor-faktor penghambat lainnya termasuk kondisi alat keselamatan yang tidak memadai, kurangnya kesadaran dan disiplin pekerja, lemahnya penegakan prosedur keselamatan, serta keterbatasan jumlah alat pelindung diri yang tersedia. Masalah ini semakin parah dengan pelatihan yang tidak rutin atau tidak efektif, sehingga keselamatan kerja di kapal tidak dapat terjamin dengan baik.
Kata Kunci: Bongkar Muat, Keselamatan Kerja.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
ORCID
Ferdiansyah, Moch. Alif Wirdan
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Subjects: V Naval Science > VK1-1661 Navigation. Merchant marine > VK1300-1491 Saving of life and property
V Naval Science > VK1-1661 Navigation. Merchant marine > VK321-369.8 Harbors. Ports
Divisions: D4 Teknologi Rekayasa Operasi Kapal
Depositing User: Rice Agustina
Date Deposited: 03 Feb 2026 09:35
Last Modified: 03 Feb 2026 09:35
URI: https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/846

Actions (login required)

View Item
View Item