Analisis Penerapan ISPS Code pada Penenangan Keamanan Penumpang di KM. Awu

Berata, I Made Rahadi (2025) Analisis Penerapan ISPS Code pada Penenangan Keamanan Penumpang di KM. Awu. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.

[thumbnail of I Made Rahadi Berata - Halaman Awal Bab I, II & III.pdf] Text
I Made Rahadi Berata - Halaman Awal Bab I, II & III.pdf

Download (807kB)
[thumbnail of I Made Rahadi Berata - Fulltext.pdf] Text
I Made Rahadi Berata - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

I MADE RAHADI BERATA. 2024. Analisis Penerapan ISPS Code Pada Penanganan Keamanan Penumpang di KM. Awu. Yang dibimbing oleh Capt.Firdaus Sitepu, S.ST., M.Si., M.Mar. dan Dr.Ardhiana Puspitacandri, S.Psi., M.Psi.
Keamanan penumpang merupakan tanggung jawab dan fokus utama bagi perusahaan industri maritim dalam menyelenggarakan kegiatan pelayaran yang mana termuat dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008. Sehingga perlu adanya sertifikasi terkait keamanan kapal yaitu International Ship Security Certificate (ISSC) yang merupakan standar ketetapan pada International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code. Oleh karena itu maka wajib hukumnya pengimplementasian ISPS Code menjadi Ship Security Plan di kapal guna mencegah dan menanggulangi keadaan berbahaya yang mungkin terjadi. Sehingga penerapan yang sesuai menjadi target penelitian ini guna menangani keadaan berbahaya di atas kapal dengan baik.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode analisis fishbone. Sumber data didapat melalui data primer. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara kepada anak buah kapal yang terlibat dan observasi melalui pengamatan peneliti di saat kejadian tersebut serta dokumentasi peneliti pasca kejadian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa ISPS Code telah diimplementasikan saat insiden bahaya terjadi walaupun hasil pelaksanaan penanganan keamananya belum maksimal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ISPS Code dalam penanganan keamanan penumpang saat insiden telah dilaksanakan dengan cukup baik. Namun, pelaksanaannya belum berjalan secara optimal karena penanganan terhadap penumpang belum maksimal dan ketidakmampuan anak buah kapal dalam mengamankan pelaku. Kondisi tersebut terjadi karena penerapan ISPS Code dalam situasi berbahaya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: faktor manusia, yang mencakup keterampilan dan kesigapan anak buah kapal serta respons penumpang; faktor metode, yang berkaitan dengan skenario prosedur penanganan khusus terhadap ancaman senjata tajam; faktor alat, yakni alat keselamatan pendukung dalam penanganan; faktor material, berupa dokumen yang memuat skenario prosedur serta alat penanganan khusus terhadap ancaman senjata tajam; dan faktor lingkungan kapal.
Kata Kunci : ISPS Code, Ship Security Plan, Keamanan, Penumpang

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
ORCID
Berata, I Made Rahadi
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Subjects: V Naval Science > VK1-1661 Navigation. Merchant marine > VK1300-1491 Saving of life and property
Divisions: D4 Teknologi Rekayasa Operasi Kapal
Depositing User: astaka repolib
Date Deposited: 05 Feb 2026 09:53
Last Modified: 05 Feb 2026 09:53
URI: https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/821

Actions (login required)

View Item
View Item