Unola, Fritz Ary (2025) Analisis Penanganan Muatan Dangerous Goods Berjenis Bahan Peledak Trinitrotoluena (TNT) guna Mencegah Keadaan Darurat di atas Kapal MV. Prakarsa Mas. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.
Fritz Ary Unola - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf
Download (10MB)
Fritz Ary Unola - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Fritz Ary Unola, NIT 0921006105, “Analisis Penanganan Muatan Dangerous Goods Berjenis Bahan Peledak Trinitrotoluena (TNT) Guna Mencegah Keadaan Darurat di Atas Kapal MV. Prakarsa Mas”, Karya Ilmiah Terapan, Program Studi Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, Program Diploma IV, Politeknik Pelayaran Surabaya, Pembimbing I: Bapak Sutoyo, S.Si.T., M.Pd.,M.Mar dan Pembimbing II: Dr. Elly Kusumawati, S.H., M.H.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua permasalahan utama, yaitu: (1) menganalisis prosedur penanganan muatan berbahaya (Dangerous Goods) berjenis bahan peledak Trinitrotoluena (TNT) di atas kapal MV. Prakarsa Mas berdasarkan ketentuan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code, dan (2) mengidentifikasi dampak serta akibat yang ditimbulkan dari kesalahan pemuatan TNT di atas kapal.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilaksanakan selama kegiatan Praktik Kerja Laut (Prala) dari Agustus 2023 hingga September 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penanganan muatan TNT di kapal MV. Prakarsa Mas belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan IMDG Code. Ditemukan kesalahan penempatan kontainer berisi TNT yang terlalu dekat dengan area akomodasi dan muatan mudah terbakar. Kondisi ini memunculkan risiko keadaan darurat sehingga perlu dilakukan pemindahan (shifting) kontainer di Pelabuhan Bungku, Sulawesi Tengah. Dampak dari kesalahan tersebut meliputi keterlambatan jadwal pelayaran, peningkatan biaya operasional, serta gangguan terhadap efisiensi bongkar muat. Selain itu, pemahaman awak kapal mengenai ketentuan IMDG Code masih terbatas, pelatihan terkait muatan Kelas 1 (bahan peledak) belum optimal, dan dokumen penting seperti Dangerous Goods Manifest dan Stowage Plan belum tersosialisasi dengan baik.
Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan dan pemahaman kru terhadap IMDG Code, pengawasan yang lebih ketat pada proses pemuatan, serta penyusunan dan sosialisasi dokumen muatan berbahaya secara transparan untuk meminimalkan risiko kesalahan penanganan di masa mendatang.
Kata Kunci : Dangerous Goods, Trinitrotoluena(TNT), IMDG Code, keadaan darurat, kapal MV. Prakarsa Mas
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Creators: | Creators Email ORCID Unola, Fritz Ary UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > HE1-9990 Transportation and communications > HE380.8-971 Water transportation > HE561-971 Shipping > HE730-943 Merchant marine. Ocean shipping. Coastwise shipping |
| Divisions: | D4 Teknologi Rekayasa Operasi Kapal |
| Depositing User: | Rice Agustina |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 08:32 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 08:32 |
| URI: | https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/815 |
