Aryanti, Deniar Esa (2025) Analisa Menurunnya Tekanan Minyak Lumas pada Diesel Generator Hyundai H32/40 di Kapal MV.CMA CGM Verdi dengan Metode Fishbone. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.
Deniar Esa Aryanti - Halaman Awal Bab I, II & III.pdf
Download (1MB)
Deniar Esa Aryanti - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
DENIAR ESA ARYANTI, Analisa menurunnya tekanan minyak lumas pada diesel generator Hyundai H232/40 di kapal MV. CMA CGM VERDI Dengan Metode Fishbone. Karya Ilmiah Terapan, Politeknik Pelayaran Surabaya. Dibimbing oleh Bapak Agus Prawoto, S.SiT., M.M. dan Bapak Drs. Teguh Pribadi, M.Si., QIA.
Sistem pelumasan merupakan salah satu sistem yang sangat berperan penting dalam pengoperasian sebuah permesinan, semua permesinan diatas kapal membutuhkan pelumasan termasuk diesel generator. Mesin-mesin diatas kapal menggunakan pelumasan untuk menghindari keausan pada bagian-bagian mesin. Mesin diesel generator berperan sangat penting pada sebuah kapal sebagai pembangkit listrik, baik untuk menggerakkan pompa maupun permesinan lainnya. Oleh karena itu, mesin diesel generator harus selalu diperhatikan dan dirawat terutama untuk kompon-komponen pelumasannya. Jika semua komponen sistem pelumasan berfungsi dengan baik, maka sistem pelumasan dapat berjalan dengan baik. Banyaknya kemungkinan kerusakan pada diesel generator, maka penulis akan mengidentifikasikan masalah yang berkaitan dengan sistem pelumasan diesel generator yaitu menurunnya tekanan minyak lumas pada diesel generator Hyundai H32/40 di kapal MV.CMA CGM VERDI.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode fishbone. Dalam pengumpulan datanya penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab dari menurunnya tekanan minyak lumas pada mesin diesel generator di kapal MV.CMA CGM VERDI diantaranya kelalaian dan kesalahan operator terhadap perawatan mesin, kerusakan komponen mesin (pompa) dan filter LO kotor, PMS tidak terlaksana dengan baik, serta kualitas minyak pelumas buruk. Untuk mengatasi menurunnya tekanan minyak lumas pada mesindiesel generetaor, upaya yang harus dilakukan adalah penerapan sistem perawatan terjadwal (PMS) yang ketat, meliputi pemeriksaan rutin filter minyak, kondisi pompa, dan saluran minyak. Kedua, analisis minyak pelumas secara berkala untuk memantau kualitas dan kuantitas minyak. Terakhir, pemantauan visual terhadap operasi mesin untuk mendeteksi tanda-tanda awal masalah.
Kata kunci : Sistem pelumasan, Permesinan bantu, Metode Fishbone
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Creators: | Creators Email ORCID Aryanti, Deniar Esa UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
| Subjects: | V Naval Science > VM1-989 Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM595-989 Marine engineering |
| Divisions: | D4 Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal |
| Depositing User: | Rice Agustina |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 11:20 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 11:20 |
| URI: | https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/736 |
