Analisis Troubleshooting pada Sistem Pendingin Grandroom di KM. Lambelu

Hakim, Rifqi Taufiqul (2026) Analisis Troubleshooting pada Sistem Pendingin Grandroom di KM. Lambelu. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.

[thumbnail of Rifqi Taufiqul Hakim - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf] Text
Rifqi Taufiqul Hakim - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of Rifqi Taufiqul Hakim - Fulltext.pdf] Text
Rifqi Taufiqul Hakim - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

RIFQI TAUFIQUL HAKIM. ANALISIS TROUBLESHOOTING PADA SISTEM PENDINGIN GANDROOM DI KM. LAMBELU. Dibimbing oleh Antonius Edy Kristiyono, M.Mar.E, M.Pd., dan Shofa Dai Robbi, S.T., M.T.
Gandroom di kapal berfungsi sebagai fasilitas utama penyimpanan dan memperpanjang masa simpan bahan makanan bagi seluruh awak kapal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegagalan fungsional kritis pada sistem pendingin gandroom di KM. Lambelu.Gandroom hanya mampu mencapai suhu minimum pada ruang ikan -5°C dan ruang daging -6°C, jauh dari standar operasional -18°C. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses troubleshooting kegagalan tersebut dan mengevaluasi kinerja sistem secara komprehensif pasca-gangguan perbaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Campuran (Mixed Methods) dengan desain studi kasus konvergen. Pendekatan ini mengintegrasikan data kuantitatif berupa kuesioner terkait komponen sistem pendingin gandroom dan data kualitatif berupa data logbook harian dan dokumentasi fotografis proses teknis.
Hasil penelitian kuantitatif dengan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) didapat bahwa kompresor memiliki nilai RPN (Risk Priority Number) sebesar 50. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Kompresor memiliki risiko yang tinggi apabila mengalami kegagalan dan harus dijadikan prioritas utama dalam melakukan perawatan. Kemudian hasil penelitian kualitatif mengkonfirmasi adanya kerusakan mekanis internal pada kompresor. Dampak ini sangat berpengaruh terhadap kebutuhan logistik yang sangat penting untuk bahan makanan crew kapal serta penumpang. Solusi yang dilakukan adalah penggantian penuh unit kompresor. Evaluasi pasca-perbaikan (data commissioning) memvalidasi keberhasilan solusi, menunjukkan kemampuan sistem melakukan pull-down dari suhu awal +25°C hingga mencapai -23°C. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kompresor merupakan komponen dengan resiko tertinggi dan menjadi prioritas perbaikan. Penggantian kompresor efektif untuk memulihkan kapasitas fungsional sistem secara optimal. Rekomendasi yang diajukan adalah penerapan inspeksi superheat katup ekspansi secara berkala guna mencegah risiko liquid slugging ( masuknya refrigerant kedalam sistem) pada unit kompresor baru serta monitoring sistem pelumasan pada kompresor.
Kata Kunci : Kompresor, Troubleshooting, FMEA, Gandroom, Kinerja Pendingin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
ORCID
Hakim, Rifqi Taufiqul
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Subjects: V Naval Science > VM1-989 Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM595-989 Marine engineering
Divisions: D4 Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal
Depositing User: Rice Agustina
Date Deposited: 27 Apr 2026 13:43
Last Modified: 27 Apr 2026 13:43
URI: https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/1015

Actions (login required)

View Item
View Item