Ramadhani, Riko Efendi Jaya (2026) Identifikasi Resiko Mooring dan Unmooring guna Meminimalisir Kecelakaan Kerja di atas Kapal MV. CTP Honour dengan Metode Hirarc. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.
Riko Efendi Jaya Ramadhani - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf
Download (689kB)
Abstract
Kegiatan mooring dan unmooring merupakan salah satu aktivitas operasional kapal yang memiliki potensi risiko kecelakaan kerja yang tinggi karena melibatkan penggunaan tali tambat, peralatan mooring, serta keterlibatan kru di area kerja yang berbahaya. Kecelakaan kerja pada kegiatan tersebut dapat mengakibatkan cedera ringan hingga fatal apabila prosedur keselamatan tidak diterapkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian risiko pada kegiatan mooring dan unmooring di atas kapal MV CTP Honour.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi bahaya, penilaian risiko berdasarkan tingkat kemungkinan (likelihood) dan tingkat keparahan (severity), serta penentuan langkah pengendalian risiko yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 20 potensi bahaya pada kegiatan mooring dan unmooring. Berdasarkan hasil penilaian risiko, ditemukan 4 potensi bahaya dengan kategori Extreme Risk, 11 potensi bahaya dengan kategori High Risk, dan 5 potensi bahaya dengan kategori Medium Risk. Risiko tertinggi berasal dari aktivitas yang berkaitan dengan tali tambat, seperti tali dalam kondisi tegang, kru berada di area snap-back zone, tali putus akibat tegangan tinggi, dan tegangan tali yang tidak stabil. Langkah pengendalian risiko yang direkomendasikan meliputi pelaksanaan safety meeting, penggunaan APD secara lengkap, peningkatan pengawasan oleh perwira, peningkatan komunikasi antar kru, serta pemasangan tanda keselamatan pada area berbahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode HIRARC efektif digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan pengendalian risiko guna meminimalisir kecelakaan kerja pada kegiatan mooring dan unmooring di atas kapal MV CTP Honour.
Kata kunci: HIRARC, mooring, unmooring, keselamatan kerja
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Creators: | Creators Email ORCID Ramadhani, Riko Efendi Jaya UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare, Criminology > Accidents. Prevention of accidents |
| Divisions: | D4 Teknologi Rekayasa Operasi Kapal |
| Depositing User: | Rice Agustina |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 14:49 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 14:49 |
| URI: | https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/1130 |
