Analisis Manajemen Risiko dan Strategi Penanganan Fenomena Self-Heating Coal pada Operasi Pemuatan Batubara di Pelabuhan Muara Jawa

Al Rashid, Akbar Yasser (2026) Analisis Manajemen Risiko dan Strategi Penanganan Fenomena Self-Heating Coal pada Operasi Pemuatan Batubara di Pelabuhan Muara Jawa. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.

[thumbnail of Akbar Yasser Al Rashid - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf] Text
Akbar Yasser Al Rashid - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf

Download (10MB)
[thumbnail of Akbar Yasser Al Rashid - Fulltext.pdf] Text
Akbar Yasser Al Rashid - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Akbar Yasser Al Rashid, 2025, “Analisis Manajemen Risiko dan Strategi Penanganan Fenomena Self-Heating Coal pada Operasi Pemuatan Batubara di Pelabuhan Muara Jawa”. Politeknik Pelayaran Surabaya. Dibimbing oleh Dosen Pembimbing I: I’ie Suwondo, S.Si.T, M.Pd., M.Mar. dan Dosen Pembimbing II: Dr. Trisnowati Rahayu, M.AP.
Fenomena self-heating pada batubara merupakan salah satu risiko utama dalam operasi pemuatan di Pelabuhan Muara Jawa karena berpotensi menyebabkan kenaikan suhu internal, munculnya asap, pelepasan gas berbahaya, hingga kebakaran palka kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya self-heating, menilai tingkat risiko pada setiap tahapan pemuatan menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA), serta mengevaluasi kesesuaian prosedur penanganannya terhadap ketentuan International Maritime Solid Bulk Cargoes (IMSBC) Code dan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai penelitian terapan dengan pengumpulan data melalui observasi langsung selama praktik di MV Golden Ace, pengukuran suhu batubara menggunakan thermal scanner pada setiap siklus pemindahan sebelum muatan dijatuhkan ke palka, serta studi dokumentasi regulasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu batubara mencapai 56°C, melampaui ambang batas aman 55°C menurut IMSBC Code, sehingga pemuatan harus dihentikan sementara untuk proses pendinginan. Analisis HIRA mengidentifikasi bahwa tahap paling berisiko terjadi pada pemindahan dari tongkang ke grab crane akibat agitasi material, paparan oksigen, dan kondisi lingkungan tropis yang mendukung percepatan oksidasi suhu rendah. Meskipun sebagian prosedur operasional telah mengacu pada regulasi internasional, aspek dokumentasi suhu dan monitoring gas di palka masih memerlukan penguatan. Penelitian ini menegaskan pentingnya deteksi dini, monitoring berkelanjutan, serta strategi mitigasi terintegrasi guna meningkatkan keselamatan operasional pemuatan batubara.
Kata kunci: Self-heating, Batubara, IMSBC Code, HIRA, Keselamatan Pelayaran.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
ORCID
Al Rashid, Akbar Yasser
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > HE1-9990 Transportation and communications > HE380.8-971 Water transportation > HE561-971 Shipping
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare, Criminology > Accidents. Prevention of accidents
Divisions: D4 Teknologi Rekayasa Operasi Kapal
Depositing User: Rice Agustina
Date Deposited: 05 Jun 2026 08:51
Last Modified: 05 Jun 2026 08:51
URI: https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/1069

Actions (login required)

View Item
View Item