Pengaruh Tingginya Temperatur Minyak Lumas terhadap Kinerja Diesel Generator di Kapal

Muhtadi, Moh. Ghufron (2026) Pengaruh Tingginya Temperatur Minyak Lumas terhadap Kinerja Diesel Generator di Kapal. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.

[thumbnail of Moh. Ghufron Muhtadi - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf] Text
Moh. Ghufron Muhtadi - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Moh. Ghufron Muhtadi - Fulltext.pdf] Text
Moh. Ghufron Muhtadi - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

MOH. GHUFRON MUHTADI, Pengaruh tingginya temperature minyak lumas terhadap kinerja mesin diesel generator di kapal. Dibimbing oleh EKO PRAYITNO, S.Pd.I, M.M. dan KUNTORO BAYU AJIE, S.Kom, M.T.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mesin diesel generator sebagai sumber tenaga listrik di kapal, sehingga kinerjanya harus selalu terjaga. Salah satu faktor yang memengaruhi kinerja mesin diesel generator adalah temperatur minyak lumas. Temperatur minyak lumas yang terlalu tinggi dapat menurunkan kualitas pelumasan, meningkatkan gesekan antar komponen, serta menurunkan efisiensi kerja mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tingginya temperatur minyak lumas pada mesin diesel generator serta upaya penanganannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama praktik laut di MV. CL FLANDERS pada periode 4 Juli 2024 sampai 5 Juli 2025. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana berdasarkan hubungan beban generator dengan temperatur minyak lumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban generator berpengaruh signifikan terhadap kenaikan temperatur minyak lumas. Pada kondisi normal, temperatur minyak lumas berada pada kisaran 60°C sampai 72°C, sedangkan pada kondisi tidak normal meningkat menjadi 68°C sampai 81°C. Peningkatan temperatur yang tidak normal disebabkan oleh gangguan sistem pendinginan, khususnya LO cooler yang kotor, penumpukan scale pada impeller sea water pump, serta tersumbatnya pipa kapiler pendingin. Persamaan regresi pada kondisi normal diperoleh Y = 45 + 0,30X, sedangkan pada kondisi tidak normal Y = 53,5 + 0,30X. Tingginya temperatur minyak lumas berdampak pada menurunnya viskositas oli, meningkatnya konsumsi bahan bakar, dan menurunnya kinerja mesin diesel generator. Oleh karena itu, diperlukan perawatan berkala pada LO cooler, sea water pump, serta pemantauan temperatur secara rutin agar performa mesin tetap optimal.
Kata Kunci : Temperatur minyak lumas, diesel generator, LO cooler, sistem pendingin, kinerja mesin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
ORCID
Muhtadi, Moh. Ghufron
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Subjects: V Naval Science > VM1-989 Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM595-989 Marine engineering
Divisions: D4 Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal
Depositing User: Rice Agustina
Date Deposited: 25 May 2026 11:35
Last Modified: 25 May 2026 11:35
URI: https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/1061

Actions (login required)

View Item
View Item