Pengaruh Tekanan Refrigerant terhadap Sistem Pendingin Akomodasi di Kapal MV. Meratus Medan 1

Cahyo, Riko Dwi (2026) Pengaruh Tekanan Refrigerant terhadap Sistem Pendingin Akomodasi di Kapal MV. Meratus Medan 1. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.

[thumbnail of Riko Dwi Cahyo - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf] Text
Riko Dwi Cahyo - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Riko Dwi Cahyo - Fulltext.pdf] Text
Riko Dwi Cahyo - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

RIKO DWI CAHYO, “PENGARUH TEKANAN REFRIGERANT TERHADAP SISTEM PENDINGIN AKOMODASI DI KAPAL MV. MERATUS MEDAN 1”. Dibimbing oleh bapak Azis Nugroho, M.Pd., M.Mar. E, dan bapak Shofa Dai Robbi S.T, M.T,
Mesin pendingin atau Air Conditioner (AC) merupakan suatu sistem mesin bantu yang dapat menciptakan suhu sejuk pada ruangan tertentu sehingga pekerja atau awak kapal merasa nyaman. Mesin pendingin digunakan untuk mengatur dan mengelola kualitas udara yang meliputi sirkulasi udara, pengkondisian udara, standar kebersihan udara dan penjernihan udara. Terdapat beberapa komponen utama pada mesin pendingin yaitu kompresor, kondensor, katup ekspansi, dan juga evaporator. Masing-masing komponen tersebut memiliki fungsi dan cara pengoperasian yang berbeda-beda, namun saling terhubung satu sama lain agar menjadikan mesin pendingin dapat berfungsi dan membuat temperatur udara menjadi optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tekanan refrigerant yaitu sebelum kompresor (X1) dan tekanan sesudah kompresor (X2) dengan suhu ruang akomodasi (Y). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Berdasarkan analisis data didapatkan nilai R square 0,960 yang menunjukkan bahwa hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen tergolong sangat kuat (96%). Hasil analisis linear berganda menghasilkan persamaan Y = 122,644 – 1,435 X1 – 4,712 X2. Penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan sebelum (X1) dan tekanan sesudah (X2) memiliki hubungan yang signifikan terhadap suhu akomodasi kapal (Y). Secara parsial, variabel tekanan sesudah (X2) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap suhu (p = 0,001), sementara tekanan sebelum kompressor (X1) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p = 0,268). Hal ini mengidentifikasikan bahwa peningkatan tekanan sesudah kompressor secara efektif akan menurunkan suhu akomodasi kapal.
Kata Kunci : Akomodasi, filter dryer, Refrigerant, Tekanan, Variabel

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
ORCID
Cahyo, Riko Dwi
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Subjects: V Naval Science > VM1-989 Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM595-989 Marine engineering
Divisions: D4 Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal
Depositing User: Rice Agustina
Date Deposited: 25 May 2026 10:00
Last Modified: 25 May 2026 10:00
URI: https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/1057

Actions (login required)

View Item
View Item