Dion, Adi Deny (2026) Implementasi Marine Pollution 73/78 ANNEX V di kapal Meratus Benoa untuk Mencegah Pencemaran Sampah di Laut. Undergraduate thesis, Politeknik Pelayaran Surabaya.
Dion Adi Deny - Halaman Awal, Bab I, II & III.pdf
Download (8MB)
Dion Adi Deny - Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Dion Adi Deny, 2026, “Implementasi Marine Pollution 73/78 Annex V di Kapal Meratus Benoa Untuk Mencegah Pencemaran Sampah di Laut”. Politeknik Pelayaran Surabaya. Dibimbing oleh Dosen Pembimbing I: Muhamad Imam Firdaus, S.S.T.Pel., M.M. dan Dosen Pembimbing II: Bugi Nugraha, S.ST.,M.MTr.
Salah satu sumber pencemaran air laut berasal dari sampah yang dihasilkan oleh kegiatan operasional kapal. Pencemaran air laut merupakan masuknya makhluk hidup zat, energi dan komponen lain kedalam laut oleh kegiatan manusia atau alam. Sehingga berdampak pada penurunan kualitas perairan, kerusakan ekosistem laut, terganggunya aktivitas ekonomi, serta menimbulkan ancaman bagi kesehatan manusia. Upaya pencegahan pencemaran laut yang bersumber dari kapal, International Maritime Organization (IMO) menetapkan konvensi Marine Pollution 73/78, khususnya Annex V yang mengatur pengelolaan dan pembuangan sampah di laut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Marine Pollution 73/78 Annex V dalam mengurangi pencemaran sampah di laut serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Marine Pollution 73/78 Annex V di atas kapal MV. Meratus Benoa pada prinsipnya telah dilaksanakan sebagai upaya pencegahan pencemaran sampah di laut. Hal ini ditunjukkan dengan penerapan Garbage Management Plan, pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, pencatatan ke dalam Garbage Record Book, serta pengawasan oleh perwira kapal. Namun, efektifitas pelaksanaannya masih terhambat oleh keterbatasan fasilitas pengelolaan sabpah, tidak tersedianya incinerator, kapasitas penampungan yang terbatas, serta waktu sandar yang relative singkat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi Marine Pollution 73/78 Annex V telah berjalan namun belum optimal, sehingga disarankan dalam peningkatan fasilitas pengelolaan sampah, serta peningkatan pengawasan dan kesadaran awak kapal guna mencegah pencemaran sampah di laut.
Kata kunci: MARPOL 73/78 Annex V, Pencemaran Laut, Sampah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Creators: | Creators Email ORCID Dion, Adi Deny UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GC1-1581 Oceanography > GC1080-1581 Marine pollution. Sea water pollution |
| Divisions: | D4 Teknologi Rekayasa Operasi Kapal |
| Depositing User: | Rice Agustina |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 11:26 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 11:26 |
| URI: | https://repository.poltekpel-sby.ac.id/id/eprint/1037 |
